Kita sebagai orang percaya mirip seperti senter, yang berhubungan dengan keharusan kita untuk menjadi sumber cahaya di dunia, pelita dalam kegelapan atau terang dalam kelam. Ada seruan Tuhan mengenai hal ini. “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
Asapnya akan hilang kalau api di puntungnya sudah padam. Sedikit waktu lagi seorang perempuan muda akan melahirkan. Pada waktu itu kedua raja dan pasukannya akan berhenti mengepung Israel. 1 Ini sebuah khotbah yang diucapkan pada ibadah Malam Natal, 24 Desember 2021 di Jemaat GMIT Emaus Liliba – Kota Kupang - Timor Indonesia.
Renungan. Dalam bagian ini, Yesus menyatakan bahwa umat-Nya harus menjadi garam dan terang bagi dunia. Garam adalah bahan yang digunakan untuk memberi rasa pada makanan dan sebagai pengawet. Oleh karena itu, ketika Yesus mengatakan bahwa umat-Nya harus menjadi garam bagi bumi, maksud-Nya adalah bahwa umat-Nya harus memberikan rasa dan pengaruh
Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock. Saya sarikan khotbah Natal yang saya nilai menarik dan kreatif dari seorang Pastor. Khotbah ini baru saja saya dengar tadi pagi, semoga berguna. Beberapa saat sebelum Yesus lahir, diutuslah satu malaikat oleh Tuhan untuk meminta pendapat para binatang: Siapa yang kira-kira pantas menjadi pendamping bayi Yesus
Bacaan Firman Tuhan: Yesaya 60: 1-7. Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja
Yesaya 60:1 Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Tidak peduli di pagi, siang, sore atau malam hari, di belahan dunia mana pun, matahari akan selalu setia menjalankan panggilannya, untuk menjadi terang bagi dunia yang gelap. Sinarnya yang lembut di pagi hari, memberikan kehangatan dan sukacita
Natal: Merayakan Kehadiran Allah yang Mengubah Kemustahilan menjadi Kemungkinan yang Ajaib (Lukas 1:26-38) Bahan Khotbah Natal (Malam Kudus), 25 Desember 2018 Disiapkan oleh: Pdt.
Khotbah Natal. Submitted by natal.sabda.org on Tue, 12/22/2009 - 15:12. Pada hari Natal tahun itu, sang pendeta senior pergi untuk menghadiri acara pernikahan anaknya di luar negeri selama 1 minggu sehingga yang menyampaikan kotbah Natal adalah pendeta muda di gerejanya.
6zvCxZ. e4zepcux4d.pages.dev/495e4zepcux4d.pages.dev/147e4zepcux4d.pages.dev/434e4zepcux4d.pages.dev/15e4zepcux4d.pages.dev/401e4zepcux4d.pages.dev/6e4zepcux4d.pages.dev/309e4zepcux4d.pages.dev/471
khotbah natal bangkitlah menjadi teranglah